Wednesday, 14 December 2016

UKM SEBAGAI PENGGERAK RODA PEREKONOMIAN RAKYAT. BETUL AJA ATAU BETUL BANGETTT?

02:43 2 Comments



'UKM sebagai penggerak roda perekonomian rakyat??? Hmmm, siapa yang bisa menyangkal kalimat diatas?".
Jadi teringat pada tetangga dekat rumahku. Beliau dulu adalah seorang ibu rumah tangga biasa. Untuk menunjang perekonomian keluarga, beliau membuat makanan berupa Wingko Babat sebagai bisnis UKM dirumahnya.
Wingko babat bernama “Sepur Super” ini kemudian yang membawa nama besar beliau dimana-mana. Rumahnya pun dijadikan pusat oleh-oleh yang menyediakan pesanan, tak hanya tetangga, tapi juga dari beberapa desa bahkan kecamatan lain disini. Siapapun pasti kenal dengan wingko babat "sepur super" milik bu Sardi ini. Rasanya yang endes, dengan ketan yang kenyal dan parutan kelapa serta aroma yang sangat khas wingko babat ini sering banget dijadikan penghantar oleh-oleh waktu acara lamaran bagi keluarga besan (termasuk saya. ehm).

Tak hanya Ibu Sardi salah satu pemilik UKM yang sukses, ada juga pelaku UKM  yg   femes dikotaku, Purwodadi. Beliau adalah Mbak Anny. Seorang pemilik Wedding Organizer dengan nama "Anny's Wedding Organizer" yang dikesehariannya melayani paket pernikahan dari rias, catering, gedung, foto shooting ini  juga merupakan seorang pengrajin Batik tulis Grobogan aseli hasil dari tangannya sendiri. Bukan hanya sebagai perancang motif kain batiknya, beliau juga mendesain sendiri batik-batik tersebut dan menerima pesanan jahitan batik yang pastinya berbeda model dari yang biasanya. Dalam hal ini, Mba Any tidak sendiri tetapi juga mengerahkan masyarakat sekitar untuk ikut membatik bersamanya.

Mbak Any beserta kru membuat batik.

Memberikan pelatihan membatik di lapas purwodadi

Kain batik hasil tangan Mbak any


Tak hanya itu, beliau juga sering menampilkan maha karyanya dalam beberapa pertunjukan busana.

Dan dengan menjamin kualitas produk batiknya, Mba Anny berkeinginan untuk mengenalkan Batik Grobogan hingga ke kancah Internasional

Profil Mba Anny yang dimuat disebuah surat kabar

Melatih warga sekitar untuk ikut membatik


Jadi, jika UKM dikatakan sebagai penggerak roda perekonomian rakyat, kayaknya ga cuman betul tapi beneer bangetttt. Seperti bu Sardi juga Mbak Anny, masih banyak pelaku bisnis UKM diluar sana yang pastinya mampu bukan hanya menggerakkan perekonomiannya sendiri, tapi juga membantu perekonomian yang lainnya dengan memberikan kesempatan lowongan kerja.

Meski disini saya masih dalam level penikmat alias konsumen tapi saya sangat mengapresiasi sekali para produsen terutama Ibu rumah tangga yang mampu menggerakan bisnis UKM dari rumah-rumah mereka.

Dengan kemajuan tekhnologi UKM-UKM ini bisa dengan mudah memanfaatkan media social untuk memperluas jaringan pemasaran. Oleh karena itu sangat banyak sekali kita jumpai pemilik usaha-usaha lokal ini yang memajang produknya di akun FB, Instagram, maupun di twitter sehingga lebih cepat diterima oleh para pengguna sosmed-sosmed tersebut.

Seperti Hijab (https://www.instagram.com/butik_mahrankhumaira/), yang display produknya bisa kita lihat di akun instagram mereka.

Buat mommy-mommy instan yang ga suka pakai ribet macam saya ini. Bisa banget pesen makanan frozen yang lagi ngehits seperti nuget di (https://www.instagram.com/frozenkuro/) untuk bekal si kecil sekolah.

Akhirnya, baik sebagai penggiat maupun penikmat, mari kita dukung UKM dengan selalu menggunakan produk-produk lokal mereka. Karena kualitasnya yang juga gak kalah juara dengan produk-produk import atau branded-branded ternama. Sehingga produk-produk tersebut bukan hanya dikenal masyarakat kita, tapi bahkan juga bisa mendunia. Bagaimana? Setuju kan manteman?! 

“Tulisan ini diikutkan dalam giveaway UKM Sebagai Roda Penggerak Perekonomian Rakyat yang di adakan Agustina D.J” (www.ceritadandelion.com.)




Friday, 9 December 2016

Takdir baik atau takdir buruk?

19:37 3 Comments


"Say, yang di Dp si "melati" apa bener si melati? kok DP-nya pakai cadar? Jadi menakutkan gt ya?"
Tulis sebuah pesan bbm yg masuk siang ini.
Buru2 aku mengecek langsung dari hapeku.
Kutulis namanya di pencarian kontak. Karena banyaknya pertemanan di bbm.
Aku tersenyum ketika melihat gambar sahabatku sejak kecil tersebut.
Dia nampak anggun dengan gamis syar'i hitam lengkap dengan cadarnya.
"Iya, itu melati." Balasku.
"Kamu donk yang temannya dikasih tahu atau dibilang2in, gitu. Bla...blaaa...blaaaaa...." dan masih banyak lagi  serentetan kalimat pelengkap keheranan lainnya.

     Bukan seorang itu saja, sore ini, sampai malam. Masih ada bbm yg masuk dan menanyakan hal yg sama.
"Sungkan" alasan mereka kalau kuminta untuk menyakannya lgsung kepada si empunya badan.
Yasudahlah, aku menjawab setahunya saja.
Karena sebetulnya aku sudah tidak heran. Terakhir pertemuanku dengan Mel, dia sudah cerita bahwa suaminya sudah menjadi seorang "uztad" didaerahnya. Mel mulai belajar mengaji dan sedikit demi sedikit menarik diri dari  sosial media yg diikutinya.
Kami, aku dan kedua temanku lainnya yang hadir dipertemuan itu hanya bisa saling berpandangan mendengar cerita Mel. Bukan apa-apa. Mel sudah menjadi sahabat kami sejak kecil. Kami sduah tahu benar gaya hidupnya. Keluar masuk club malam sudah pernah dijabaninya. Pulang malam bahkan pagi untuk berdugem ria sudah menjadi biasa baginya. 
     Dan sekarang ketika semua orang melihat penampilannya. Sungguh tidak mengejutkan kalau menuai banyak pertanyaan. 
Tiba2 tanganku bergerak pelan.
"Itu takdir baik, insyaallah. Mari kita doakan." Jawabku kemudian. Asal-asalan. Namun membuatku kembali berpikir panjang.

Tentang takdir baik atau buruk?

Ah, bukankah kita tidak pernah tau mana yg baik/buruk untuk kita bukan?
"Bisa jadi apa yg menurutmu baik itu buruk bagimu, dan yg menurutmu buruk itu baik bagimu." Begitu kurleb kata pak uztad yg pernah aku dengar. Ada banyak orang yang terkadang menganggap takdir baik seseorang, sebagai takdir buruk. Seperti kasus Mel diatas.

    Ketika aku beranggapan itu takdir baik, maka tak ayal aku sendiri menuai beberapa cercaan dari teman-teman sepermainan. Seperti mengaca pada diri sendiri. Dua kali mengalami kehilangan anak sudah cukup bagiku untuk menganggap itu adalah sebuah "takdir buruk". Tapi kembali lagi ke kata Pak Uztad, meski sekeras apapun aku mengalami "guncangan", aku tidak pernah tahu apa yang baik bagiku. Masih pekat sekali dalam ingatan, ketika sepeninggal Filza, anak kami yang pertama. Ayahnya diterima kerja ditempat yang jauh lebih baik sangat dari sebelumnya. Hujan rejeki seperti sedang ditumpahkan olehNYA. Meski disatu sisi, rasa sedih yang teramat sangat besar karena kehilangan seorang anak tetap terus mengikuti. Tetapi pada akhirnya aku menyadari bahwa Tuhan terlalu sayang. Hingga tidak membiarkan aku jauh sedikitpun dariNYA. Termasuk ketika pada akhirnya, aku mengalami lagi kehilangan seorang anak yang seharusnya menjadi putera ketiga kami. Aku tetap dekat denganNYA. Ibadah jadi terasa lebih nikmat, karena aku bisa menangis sepuasnya di malam-malam panjangku bersamaNYA,

Dan adakah takdir yang lebih baik selain takdir untuk menjadi  umatNYA yang lebih dekat lagi pada NYA?
Bagiku, takdir baik atau buruk, selama kamu masih punya keyakinan dan iman kepadaNYA, maka itu adalah sebaik-baiknya takdir baik. Insyaallah.




Saturday, 5 November 2016

My song : "All i ask" by Adele

05:12 0 Comments

Ada yang suka lagu Adele yang "all i ask" ga frenz? Aku lagi sukak bingit nih. Pertama kali denger bukan dari versi adele langsung malah. Tetapi dari ajang pencarian bakat musik anak-anak, The Voice Kids Indonesia. Yang nyanyiin waktu itu kaneshia pada waktu blind audition. Dan dinyanyikan kembali secara trio bersama Dian dan Dalillah pada waktu the battle rounds.
Fyi, kaneshia ini putri dari Dede Yusuf, loh. Anaknya cantik dan suaranya lembut tapi full character gt deh. Baguusssh biyangetth.



Lagunya sendiri nyeritain tentang malam terakhir sebelum PHK, alias pemutusan hubungan kekasih. 
Liriknya daleemm banget. Apalagi buat para anggota EEM (Emak Emak Melowers) kayak aku. #Ehhh.
Lirik kaporit aku, terutama pas bagian reff gini nih : (*ambil mic dan siapin kotak kardus buat sawer*):
"All i ask is... if this is my last night with you. Hold me like I'm more than just a friend. Give me a memory I can use. Take me by the hand while we do what lovers do. It matters how this ends. 'Cause what if I never love again?."
(Artinya : Satu hal yang kupinta adalah...jika malam ini adalah malam terakhirku denganmu. Peluk aku sperti bukan teman biasa. Beri aku kenangan yang bisa aku kenang. Pegang tanganku selagi kita pacaran. Masalahnya bagaimana semua ini berakhir. Karena, apa jadinya jika aku tidak pernah mencintai lagi." 
Huuksss. *peres airmata pake kanebo*.
Suara adele yang serak serak sengak, eh, serak serak keren bikin ini lagu semakin menemukan "nyawa"nya sendiri. (Ceile.. uda kayak kakak agnez mo kasih penilain lom sih?? *lempar mic*)

Nah  buat yang pengen lirik lengkap beserta chord-nya, silakan niy
Lyrics and Guitar Chords Adele - All I Ask
[INTRO]   :  C Em F G


[VERSE]

  C                          Em
I will leave my heart at the door
        F
I won’t say a word…

         G
They’ve all been said before
     C                      Em
So why don’t we just play pretend
              F
Like we’re not scared of what’s coming next
    G                        E
Or scared of having nothing left!


[PRE-CHORUS]

     Am
Now, don’t get me wrong
    G                       Dm
I know there is no tomorrow
    G
All I ask is…


[CHORUS]

   C              E          Am
If this is my last night with you
  G                                              C
Hold me like I’m more than just a friend
                 E                 Am
Give me a memory I can use
   G                                C          Cmaj7        Am
Take me by the hand while we do what lovers do
                          Dm
It matters how this ends
          G                             C
‘Cause what if I never love again?


[INSTRUMENTAL]  :  C Em F G

[VERSE]

    C                       Em
I don’t need your honesty
                   F                             G
It’s already in your eyes and I’m sure my eyes, they speak for me
    C                          Em
No one knows me like you do
                                 F
And since you’re the only one that matters
           G              E
Tell me who do I run to?


[PRE-CHORUS]

     Am
Now, don’t get me wrong
     G                       Dm
I know there is no tomorrow
     G
All I ask is…


[CHORUS]

  C                 E           Am
If this is my last night with you
   G                                               C
Hold me like I’m more than just a friend
                E                 Am
Give me a memory I can use
   G                                            C       Cmaj7  Am
Take me by the hand while we do what lovers do
                          Dm
It matters how this ends
              G                          C
‘Cause what if I never love again?


[BRIDGE]

                       F            Dm
Let this be our lesson in love
                          G                  E
Let this be the way we remember us
                              E          Am
I don’t wanna be cruel or unjust
                       Dm
And I ain’t asking for forgiveness
    G
All I ask is…


[CHORUS]

  C#              F             Bbm
If this is my last night with you
   G#                                 C#
Hold me like I’m more than just a friend
          F               D#m
Give me a memory I can use
   G#                            C#      C#maj7      Bbm
Take me by the hand while we do what lovers do
               C#m
It matters how this ends
        G#                          C#
‘Cause what if I never love again?


Buat yang belom pernah denger lagunya, bisa tonton disini nih :

Kalo uda, siap-siap nyanyi yuuukkss... ajakin aku boleh bingit  yach. ^^' 

Thursday, 3 November 2016

Mau ajak si kecil ke tempat kerja? Simak ini dulu yuks...

01:04 2 Comments

Minggu kemarin eyangnya dhaff pergi ke Sukabumi selama 4hari. Karena besannya (mertua kakak ku) meninggal dunia. Secara terbiasa ada eyang yang ikut mengasuh dhafin (baca : momong), jadi begitu beliaunya pergi, rasanya "berantakan" banget ya *lebay*. Dirumah kami hanya punya ART pocokan yang datang dua hari sekali. Itupun cuman ngerjain pekerjaan rumah tangga, tanpa momong.
Otomatis, dhafin "terpaksa" ikut mamahnya ke sekolah, deh. (Disitulah saya merasa rempong). Tetapi pada akhirnya, jadi belajar bagaimana cara "menenangkan" si anak aktif tersebut.
Untuk itu disesi curhat (beeuuh, curhat gitu looh ^^'), kali ini saya sekalian bermaksud sedikit bagi tips, untuk ortu (wabil khusus ibu) bekerja yang "terpaksa" bawa anak ke kantor.
Let's cekidot yess...

1. Bangun mood si kecil sebelum diajakin ke kantor.
Seperti kita tahu kan anak kecil moody gitu ya? Jadi gak lucu kalo bawa sikecil yg sedang gak mood ke kantor. Bawaaanya malah meracau, bisa-bisa jadi kena semprit sama temen2 ato bahkan pak bos tar malah kita. 
Cara bangun mood paling simple adalah dengan menceritakan keseruan apa saja yg akan kita alami berdua disana. Bisa diambil dari perjalanan atau aktivitas yg bisa dilakukan selama kita "sibuk" di kantor nantinya. Jadi si kecil bakalan punya gambaran kalau bakalan punya pengalaman menyenangkan disana. 

2. Bawakan mainan kesukaaan si kecil.
Untuk mengalihkan perhatian si kecil dan tidak mengganggu aktivitas kita, bawakan si kecil mainan yg sedang disukainya. Kalo aku kemarin bawa beberapa hotweels kesukaannya. Sama bawa laptop, manatau si kecil bosan dan ingin nonton film favoritnya. (Catatan, jangan bawa mainan yang sekiranya sampai membuat kita kerepotan ya moms).

3. Pastikan si kecil sudah makan dan jangan lupa bawa bekal makanan kesukaannya.
Biar semakin semangat mainnya dan tidak rewel karena kelaparan, maka ada baiknya kita menyiapkan bekal makanan kesukaannya ya. Apalagi dimana jam makan snack dan makan besarnya terlewati di kantor.
Btw, kalo ingin praktis dengan membeli makanan disekitar kantor boleh juga sih. Cuman takutnya kalo jadi adat pembiasaan. Disamping itu kalo buat sendiri bekalnya, maka jaminan kehigienisannya lebih terjaga. (Ehm. Kodekeras untuk diri sendiri kalo yang ini mah ^^')

4. Sebelum mulai sibuk, pastikan si kecil aman dengan mainan dan keadaan sekitarnya.
Kalo aku karena di sekolah biasanya ada guru piket sama mas TU, biasanya mereka malah yg kooperatif ikut nawarin buat ngejagain dhaff. Hihihi *makasih yaaaa*.

5. Kalau jarak tempat kerja kita agak jauh, jangan lupa bawa jaket dan pakaian ganti buat si kecil.
Namanya juga anak-anak kan ya? Ada banyak kondisi yg seringnya jauh dari prediksi. Seperti yang tiba-tiba makan apa atau mainan apa yang bisa mengotori badan ataupun pakaiannya.
Sedang jaket berfungsi untuk menutup tubuh si kecil saat berkendara dan menjaganya dari angin "jahat" diluar sana.
(Buat yang naik kendaraan sendiri, jangan lupa safety riding buat sikecilnya yaaa.)

Nah, demikian curcol berujung tips saya ketika mengajak dhaff ke tempat kerja. Semoga bermanfaat yaa ^^'



Lagi serius mainan laptop mamah. Stelah bosan mainan hotweels

Thursday, 27 October 2016

NGEBLOG ITU BIKIN...

06:11 2 Comments


Ngeblog bagi sebagian orang mungkin sudah bukan merupakan "hal" baru. Tapi ada juga sebagian besar orang yang masih awam dan belum ingin merasakan manfaat dari ngeblog. Nah, buat yang masih belom tau sensasinya ngeblog, boleh deh cekidot daftar berikut :
Pertama, Ngeblog itu bisa bikin bahagia.
Buat kamu yang suka menulis, ngeblog itu bisa bikin bahagia loh. Kok bisa? Blog itu bisa jadi pacar kedua, yang bisa jadi tempat curahan hati dikala sedang gundah gulana. Tempat menumpahkan perasaan tanpa perlu penghakiman. Dengan ngeblog berasa dapet tempat yang pas buat ngeluarin unek-unek kita. Ngelepasin semua beban perasaan yang ada. Rasanya uda plong kalo udah nulis.
Apalagi kalo kita bisa menuangkannya menjadi sebuah cerita yang baik, menarik dan asyik, seperti menemukan "kepuasan" tersendiri.
 Belum lagi kalau kita bisa ikut komunitas ngeblog yang sering kasih info soal job atau event kece lewat ngeblog, ga cuman dapat pengalaman seru, tapi juga banyak hadiah yang menanti kita. Gak cuman merchandise, ada juga yang bagi voucher belanja, uang, sampai trip gratis kemana-mana (yang terakhir ini bikin mupeng sangat. Ahhhh). Hmmm, gimana? Masih nyangkal kao gakbisa bahagia lewat ngeblog?

Kedua, Ngeblog itu bikin kereeeen.
Banyak sekali penulis yang juga seorang jamaah blogerriyah (ups. Boleh sebut gini gak ya?). Dan bagi saya, menjadi seorang penulis itu kereeeennnn.  Secara daridulu pernah punya  cita-cita jadi penulis yang bisa nelorin buku kayak kakak-kakak senior di komunitas GR. (Salim kakak. Mohon bimbingannya ya?). Meski baru jadi GRes pemula, rasanya keren bisa ngobrol bareng orang-orang yang bisa jadi inspirator binti motivator buat saya. Sampai saya bisa berhasil negluarin buku, kelak (aamiin)
Siapa yang ga ngerasa keren kalo liat namanya ada di tobuk2 terkemuka atau di koran-koran karena prestasi akan kepenulisan kita? (Ahh. Maumaumau). “Biar muka ga kece asal namanya mendunia kalo saya yaa” (Sayangnya untuk sementara baru kelakon didunia per-erte-an. Aahahah.)

Ketiga, Ngeblog itu bikin funky.
Dengan ngeblog, kita bisa merubah dunia. *tsaahhh*.  Contoh realnya saya. Sebagai emak-emak pemalu dengan jam terbang nulis yang rendah kebawah, bukan berarti harus kuper. Harus tetap gaul kan ya?. Nah itu semua bisa di dapetin melalui ngeblog. Utamanya waktu udah gabung sama salah satu komunitas blogger perempuan kece Semarang yang bernama “Gandjel Rel” (GR). Jadi tau istilah-istilah kekinian bukan hanya istilah dalam hal blogging. Tapi juga soal percomblangan (Hayooo yang suka sama ahjussi. Ngacuung). Jadi ga ngerasa tua, tapi funky mania (maksaaaa =D ).

Keempat, Ngeblog itu bikin pinter.
Inget banget waktu pertama ngeblog, masih bingung cara bikin tulisan bisa center, atau upload foto, link ato nyertain html. Ahahah, maklum ya, kan anak solekhah, hobinya ngaji. Bukan utak/ik lappy. Qiqiqi. Dari ngebloglah, jadi pengen belajar dan belajar lagi. Biar cita-cita jadi penulisnya kesampaian. Aamiin.
Kalo pengen tambah pinter, tinggal ngepoin blog teman-teman komunitas yang sudah pada teope begete. Cari sekalian curi ilmu nulis di blog yang sering dishare di chat. Dan kalau pengen refreshing tinggal blog walking ke sesame blogger.
Nah, demikianlah tadi alasan dibalik “Ngapain ngeblog sih?” versi saya. Selamat Hari Blogger Nasional ya. I’m happy 2 be one of them as I’m happy to be GRes.




NGEBLOG ITU BIKIN...

06:11 55 Comments


Ngeblog bagi sebagian orang mungkin sudah bukan merupakan "hal" baru. Tapi ada juga sebagian besar orang yang masih awam dan belum ingin merasakan manfaat dari ngeblog. Nah, buat yang masih belom tau sensasinya ngeblog, boleh deh cekidot daftar berikut :
Pertama, Ngeblog itu bisa bikin bahagia.
Buat kamu yang suka menulis, ngeblog itu bisa bikin bahagia loh. Kok bisa? Blog itu bisa jadi pacar kedua, yang bisa jadi tempat curahan hati dikala sedang gundah gulana. Tempat menumpahkan perasaan tanpa perlu penghakiman. Dengan ngeblog berasa dapet tempat yang pas buat ngeluarin unek-unek kita. Ngelepasin semua beban perasaan yang ada. Rasanya uda plong kalo udah nulis.
Apalagi kalo kita bisa menuangkannya menjadi sebuah cerita yang baik, menarik dan asyik, seperti menemukan "kepuasan" tersendiri.
 Belum lagi kalau kita bisa ikut komunitas ngeblog yang sering kasih info soal job atau event kece lewat ngeblog, ga cuman dapat pengalaman seru, tapi juga banyak hadiah yang menanti kita. Gak cuman merchandise, ada juga yang bagi voucher belanja, uang, sampai trip gratis kemana-mana (yang terakhir ini bikin mupeng sangat. Ahhhh). Hmmm, gimana? Masih nyangkal kao gakbisa bahagia lewat ngeblog?

Kedua, Ngeblog itu bikin kereeeen.
Banyak sekali penulis yang juga seorang jamaah blogerriyah (ups. Boleh sebut gini gak ya?). Dan bagi saya, menjadi seorang penulis itu kereeeennnn.  Secara daridulu pernah punya  cita-cita jadi penulis yang bisa nelorin buku kayak kakak-kakak senior di komunitas GR. (Salim kakak. Mohon bimbingannya ya?). Meski baru jadi GRes pemula, rasanya keren bisa ngobrol bareng orang-orang yang bisa jadi inspirator binti motivator buat saya. Sampai saya bisa berhasil negluarin buku, kelak (aamiin)
Siapa yang ga ngerasa keren kalo liat namanya ada di tobuk2 terkemuka atau di koran-koran karena prestasi akan kepenulisan kita? (Ahh. Maumaumau). “Biar muka ga kece asal namanya mendunia kalo saya yaa” (Sayangnya untuk sementara baru kelakon didunia per-erte-an. Aahahah.)

Ketiga, Ngeblog itu bikin funky.
Dengan ngeblog, kita bisa merubah dunia. *tsaahhh*.  Contoh realnya saya. Sebagai emak-emak pemalu dengan jam terbang nulis yang rendah kebawah, bukan berarti harus kuper. Harus tetap gaul kan ya?. Nah itu semua bisa di dapetin melalui ngeblog. Utamanya waktu udah gabung sama salah satu komunitas blogger perempuan kece Semarang yang bernama “Gandjel Rel” (GR). Jadi tau istilah-istilah kekinian bukan hanya istilah dalam hal blogging. Tapi juga soal percomblangan (Hayooo yang suka sama ahjussi. Ngacuung). Jadi ga ngerasa tua, tapi funky mania (maksaaaa =D ).

Keempat, Ngeblog itu bikin pinter.
Inget banget waktu pertama ngeblog, masih bingung cara bikin tulisan bisa center, atau upload foto, link ato nyertain html. Ahahah, maklum ya, kan anak solekhah, hobinya ngaji. Bukan utak/ik lappy. Qiqiqi. Dari ngebloglah, jadi pengen belajar dan belajar lagi. Biar cita-cita jadi penulisnya kesampaian. Aamiin.
Kalo pengen tambah pinter, tinggal ngepoin blog teman-teman komunitas yang sudah pada teope begete. Cari sekalian curi ilmu nulis di blog yang sering dishare di chat. Dan kalau pengen refreshing tinggal blog walking ke sesame blogger.
Nah, demikianlah tadi alasan dibalik “Ngapain ngeblog sih?” versi saya. Selamat Hari Blogger Nasional ya. I’m happy 2 be one of them as I’m happy to be GRes.




Tuesday, 25 October 2016

MIE JOWO

21:23 3 Comments



Hujan-hujan begini, apa sih makanan favorit kamu? Kalo jawabanmu “Mie rebus”. Toss dulu. Pasti  masa kecil kita bahagia. Wkwkwk.

Tapi emang sih ya. Ujan-ujan itu paling enak makan mie rebus. Yang panas binti pedes. “Beuuhhh…” gakda yang bisa ngalahin endesnya pokoknya, mah.

Daaaan, ngomong-ngomong soal mie rebus. Kamu punya tempat favorit gak siy? Kalo aku punya juga laaah. Meski gakda namanya. Tapi weowe banget rasa dan pengunjungnya. Tiap malam gak pernah sepi,loh. Ga musim hujan, musim kemarau, musim rambutan maupun musim duren *alah*, tu warung selaluuuu aja rame-rame hotta hae *lempar poni ala kajol*.

 Meski cuman ada di emperan sebuah lembaga kursus Bahasa inggris di kotaku, namun jangan salah ya, penggemarnya banyak juga yang bermobil ria. Harganya pun cuman 10 ribu rupiah. Tapi porsinya gede. Selain jualan mie rebus, ada juga mi goreng, bihun rebus, bihun goreng, juga nasi goreng. Tapi dari semua menu yang paling favorit siy mie rebus (coz emang kalo disitu gapernah pengen nyobain menu yang lain siy. Wakakakak). Tapi kata temen-temen siy enak. Bumbunya sangat khas, dan aroma dari tungku arangnya itu looh, yang semakin menebarkan aura kenikmatan khas Mie jawa.


Nah, yang mau nyoba juga silakan ke Jalan Gajahmada Purwodadi, yaa. Didepan POLRES atau di emperan kursus Bahasa inggris  IP*EMS. Buka jam 5 sore sampai malam (sehabisnya siy kata mas-nya). Yuks, mumpung suasananya lagi mendukung banget niy. Terutama buat yang jomblo and mau diangetin (pake tungku tanah liat tapinya ya) yukss, langsung cuuz yaks.  Hihihi. Selamat mencoba.

Menu yang ada di warung

Penampakan pak pemilik warung

mie siap didistribusikan

Penggunaan tungku tanah liat yang menimbulkan aroma khas "mie jowo".

Kecapnya Cap Udang. Purwodadi poenya.

Pelanggannya bisa memilih untuk duduk di emperan toko atau diatas bangku warung. 






rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog