Sunday, 24 September 2017

Sekelumit cerita dari Pantai Karang Jahe-Rembang

08:02 10 Comments

Hai...hai..hai... rasanya ceria banget nih yang habis refreshing ke pantai. ((Pantai)) gitu loh. Secara uda berapa tahun sih ga ke pantai. Hihihi.
Ngemeng2 soal pantai, dulu jaman aku muda *sok tua apa ketuaan ni ye*. Pantai identik dengan orang2 yg stress. Lha? Iyaaa. Pantai itu tempatnya orang bermasalah untuk melampiaskan perasaannya.
Caranya? Gampang aja. Tinggal teriaak sampai berasa tergulung ombak. Biar ramai. Biar mengaduh sampai gaduh. *halah*
Jadi dulu kalo ada yg sedang patah hati atau stress dikejar2 deadline skripsi yg ga kelar2 (karna emg ga dikerjain). Biar keren kita perginya ke pantai. Haaahaha...

Hmmm, malah jd ngebahas masa muda ya. Tp gpp masih nyambung dengan yg bakalan aku tulis kok.

Pada paragraf diatas aku cuman ingin menggambarkan dimana pantai saat dulu itu fungsinya cuman buat pure refreshing. Menikmati keindahan alam. Sembari bercengkrama dengan pacar eh keluarga atau sekedar berlari2an mengejar ombak, mencari kerang2 lucu atau membuat istana pasir. That's all.

Nah, seiring berjalannya waktu. Pantai tidak hanya sekedar sebagai tempat refreshing dengan fungsi yg sudah aku sebutin tadi loh ya. Pantai mulai dipermak sedemikian rupa sehingga menjadi obyek wisata menarik yang juga bisa diandalkan untuk menopang perekonomian masyarakat di sekitarnya.

Salah satunya adalah pantai karang jahe yang "tidak sengaja" aku kunjungi hari kamis (21/9) kemaren.

Kebetulan saat itu aku dan keluarga bermaksud mengunjungi saudara di Lasem yg barusan melahirkan. Nah entah kenapa tiba-tiba lelaki kecilku ikutan merengek ke ayahnya buat renang. Jadikan emak fakir piknik gini bisa bebas nyuri kesempatan, buat ikutan menuhin hasrat buat refreshing dunk ya. Haaahaa.

Dan setelah browsing, terdapatlah satu nama pantai yg lokasinya tidak jauh dari kami. Yaitu pantai karang jahe yg letaknya antara Rembang-Lasem. Atau lebih tepatnya di desa punjulharjo. Searah dengan perjalanan kami pulang.
Lokasinya mudah ditemukan kok. Tanpa banyak nanya, cukup mengandalkan GPS dari smartphone sang papa, akhirnya kamipun tiba.
Suasana pinggir pantai yang penuh dengan boat karet


Bermain bersama pasir putih nan lembut

Begitu sampai di gerbang pantai kami kena charge sebanyak 10 ribu rupiah untuk biaya parkir dan tiket masuk orang semobil. Masih standard aja kan?

Begitu masuk ke pantai dan mengedarkan pandangan, ada bermacam kesan yang berbeda di pantai ini. Diantaranya adalah terdapatnya banyak sekali pohon cemara. Dan ternyata itu adalah salah satu usaha pemerintah rembang untuk mencegah abrasi. Nah, ga cuman jadi cantik. Tp pantai jd aman dan adem kan ya. Ok fix,tempatnya yang teduh itu jadi kesan pertama.

Yang kedua, pasir putih! Waah, paling suka kalau nemu pantai yg pasirnya sudah bisa dipastikan kelembutannya ini. Waaah, hasrat untuk bikin tulisan ala-ala yg instagrammable langsung nyelonong tanpa permisi deh.


Ketiga, banyaknya wahana permainan untuk pengunjungnya. Disini tak hanya ada kapal ataupun boat karet atau pelampung bentuk bebek2an itu. Tapi kita juga bisa mendapati Atv, komidi putar mini, dan Odong-odong yang bisa disewa 5000 rupiah/anak atau 10.000 rupiah/ orang dewasa untuk sekali putaran.
Gimana? Kamu pengen yang mana?hihihi.
Kalau kemarin sih kita sewa boat karet itu seharga Rp 20.000 sepuasnya.
Bagi yang ingin coba naik ATV harga yang dibandrol sekitar Rp 25.000/15 menit.


Tak hanya itu, buat yg pengen cuman sekedar duduk manis sambil bercengkrama, bisa sewa tikar sambil menikmati es kelapa muda dibawah pohon cemara. Boleh juga kalau mau sekalian bikin video klip. Syahdu juga kok kayaknya *eh.

Untuk fasilitasnya juga lengkap. Ada area parkir tersendiri diluar pantai. Dan terdapat beberapa kamar mandi/tempat bilas yang menyatu dengan musholla.
Buat yang kelaperan habis mantai dan habis mandi. Tenang, begitu depan musholla ada banyak penjual sosiz yang berjejeran.
Untuk hal ini aku ada kejadian yg menggelitik. Jadi ceritanya waktu habis mandi, lelaki kecilku merengek beli sozis tepat didepan musholla atau masuk kedalam area tempat bilas dan musholla. Oleh sang penjual, satu sosis dijual seharga Rp 2.500. Kalau beli 3 harganya jadi Rp7.000. Jadilah aku beli 3 sekalian.
Eh, lakok waktu eyang (mertuaku) beli di luar area bilas harganya cuman Rp6000/3tusuk. Nah lo???
Hmmm, itu kan bikin nyesek kan kan kaaan?
Tapi abaikan deh yaaa.. so far so good lah buat pantai yg satu ini. Recommended banget buat yg ingin ke pantai bukan sekedar mau mantai.




Salam.



Thursday, 7 September 2017

PADA SEBUAH TANYA YANG TERPENDAM JAWABNYA

03:17 12 Comments


Aku sudah tak ingat, untuk keberapa kalinya kau datang.
Menawarkan sejuta bahagia yg masih selalu saja kugantungkan. Hingga akhirnya, disuatu senja kaupun bertanya :

"Aura, mana yang kamu pilih? Menjadi setangkai bunga yang bersinar indah berada dalam pot keemasan. Atau menjadi setangkai bunga yang tumbuh liar di perkarangan?"

Aku mengernyitkan kening. "Pertanyaan aneh" batinku. Tapi seperti mengaca dengan dua perumpaan itu, maka aku memilih jawaban yang kedua.

Dan tanpa kumengerti, itu sama artinya dengan kepergianmu dari sisiku dengan tiba-tiba.
Beranjak untuk tak lagi hadir di kehidupanku seperti biasanya. Kenapa? Sebegitu pentingkah jawabanku berpengaruh di hidupmu?

Ah, andai kau tanya alasanku saat itu.
Aku pasti dengan gamblangnya akan menceritakannya kepadamu.

Menjadi setangkai bunga cantik di pot keemasan yang indah dipandang. Siapa yg tidak mau? Menjadi pujaan setiap mata yang bertandang. Tak hanya menghabiskan waktu sekerjap sekerlingan. Tapi berulang2?

Siapa yang tak mau menjadi bunga yg diistimewakan? Disirami tepat di setiap waktu dengan penuh kasih sayang? Dipamerkan dan dibanggakan ketika sedang bermekaran?
Siapa juga yg tak inginkan tumbuh dengan cantik karena tangan2 yg telaten memberikan perawatan?

Tapi tahukah kamu? Mengapa menjadi bunga indah dalam pot tak kujadikan pilihan. Karena sejujurnya aku tidak suka dikekang. Aku ingin melihat banyak hal yg lebih indah diluar sana yang bisa aku dapatkan. Aku ingin menjadi bunga yg tumbuh apa adanya di perkarangan. Yang tetap berusaha hidup dengan caraku sendiri bukan yg oranglain inginkan. Tapi kupastikan kukan usahakan yg terbaik agar bisa bermekaran, jauh lebih indah dari bunga yg ada di pot keemasan.

Dan asal kau tau satu hal, aku ingin jadi liar dipekarangan. Karna aku tau, aku akan menemukan seseorang yg akan membuatku jadi indah dengan ketulusan. Bukan dengan topeng kemunafikan.

Dan kamu tahu? itu bisa jadi adalah kamu yang aku harapkan. Ketika pada akhirnya, di ujung pertemuan aku mulai menemukan kenyamanan.

Namun sayang, engkau menghilang sebelum mendengar semua pikiran yg hendak kuutarakan. Engkau pergi sebelum aku mengatakan semua alasan. Jawaban dibalik pilihan.

Ibarat sebuah bunga, aku pun layu sebelum akhirnya berguguran.

Dan dalam lubuk hatiku yang terdalam aku selalu ingin bilang "tak maukah lagi kau kembali datang dan memberiku kesempatan?"




07.09.17

Monday, 28 August 2017

FILM ROMANTIS DARI BEBERAPA NEGARA INI SUKSES BIKIN NANGIS

23:08 10 Comments

Ngomong-ngomong soal film favorit. Dari sekian banyak genre film, yang paling jadi favoritku adalah romantis. Meski tidak banyak film romantis yang aku tonton, tapi aku setuju banget kalo film dari beberapa negara berikut ini sukses bikin mewek semewek-meweknya.
Film2 romantis itu diantaranya :

1. HEART


Meski judulnya pakai bahasa Inggris, tapi film ini asli berasal dari negeri sendiri, Indonesia.  Film ini dibintangi oleh Nirina Zubir (Rachel), Acha Septriasa (Luna) dan Irwansyah (Farel) sebagai pelaku utama.

Cerita tentang persahabatan Rachel dan Farel  yang tiba-tiba goyah karena kehadiran sosok Luna dan membuat Farel jatuh cinta. Rachel yg diam2 mencintai Farel pun cemburu. Terutama ketika pada suatu hari Rachel melihat Luna yg sedang berciuman dengan Farel dan mencoba berlari kehutan dan terperosok hingga kakinya harus diamputasi.
Disaat yg sama, pasca berciuman dengan Farel, Luna muntah darah karena penyakit hati kronis yg dideritanya.
Dan tanpa sengaja, mereka menginap di RS yg sama. Rachel sangat cemburu karena ternyata Farel lebih memilih untuk sering menjenguk Luna daripada dirinya.

Hingga suatu hari Rachel mengetahui sebuah kenyataan bahwa Luna hanya bisa sembuh jika ada seseorang yg bersedia mendonorkan hati untuknya.
Dan karena cintanya pada Farel, akhirnya Rachel pun bersedia.

Yang paling membuat sedih adalah ketika pada akhirnya Rachel meninggal dunia setelah mendonorkan hatinya dan membuat Farel menangis keras karena terlambat menyadari ketulusan cinta Rachel.


2. A WALK to REMEMBER


Film yg satu ini bagiku adalah film romantis sepanjang masa. Biarpun film yang berasal dari Amerika Serikat ini sudah dipublish tahun 2002 yang lalu. Tapi sumpah! Film ini salah satu film yg masuk dlm daftar film yang tak mudah dilupakan.

Film ini dibintangi oleh Shane West sebagai Landon Carter, seorang remaja yang terkenal nakal dan trouble maker di sekolahnya. Dan juga Jamie yang diperankan oleh artis cantik Mandy Moore.

Cerita berawal dari keisengan Landon mengerjai temannya yang menyebabkan dirinya hampir tertangkap polisi dan mobilnya mengalami kecelakaan hingga dia tidak bisa berjalan selain menggunakan kruk.

Tak hanya itu pihak sekolahpun tahu dengan apa yg dilakukan Landon dan memberikan sangsi sebagai masa percobaan seperti membersihkan lantai, mengajar privat, bermain drama dan berteman dengan org2 baik.
Dari sangsi2 yang dijalani Landon itulah dia menjadi dekat dengan Jamie. Seorang gadis pendiam yang juga anak pendeta.

Singkat cerita Landon jatuh hati kepada Jamie. Namun ternyata Jamie ini menderita leukimia. Meskipun demikian Landon tetap ingin mendampingi Jamie diseumur hidupnya. Hingga akhirnya mereka menikah digereja tempat orgtua Jamie menikah dulu (seperti keinginan Jamie) dan Jamie meninggal dunia di musim panas yang sedang mereka lewatkan bersama.


Selain aku suka filmnya aku juga suka soundtrack filmnya yang berjudul "ONLY HOPE". Sebuah lagu manis dan menyayat hati yg dinyanyikan langsung oleh Jamie alias Mandy moore, sang pelakon cerita pada film ini.

3. KUCH KUCH HOTTA HAI


Film yang berasal dari India ini juga patut untuk ditonton. Bercerita tentang persahabatan antara Rahul Khana yg diperankan oleh aktor ganteng Shah Rhuh Khan dan Anjali Sharma yang dilakonkan oleh Kajol.
Dan membuat Rahul jatuh hati.
Belum sempat Anjali mengungkapkan perasaannya, dia melihat Rahul menyatakan cintanya pada Tina seorang mahasiswa baru pindahan dari Oxford yang cantik dan feminin. Putri dari Rektor kampus tempat Rahul dan Anjali kuliah disitu. Anjali pun patah hati dan memutuskan untuk pergi.


Singkat cerita Rahul dan Tina pun berpacaran hingga akhirnya menikah.
Tapi disaat Tina melahirkan putri pertamanya, dia meninggal dunia.
Anaknya diberi nama Anjali Khana, untuk mengenang Anjali, sahabat mereka.

Sebelum meninggal, Tina sudah membuat 8buah surat yang harus diberikan satu persatu disetiap ulang tahun Anjali kecil.

Di ulangtahunnya yg ke 8, Tina menceritakan kpd Anjali kecil tentang sahabat dekat Ayahnya yang  bernama Anjali Sharma. Hingga membuat si anjali kecil ingin menemuinya.
Akhirnya pertemuan dengan Anjali Sharma pun terjadi juga di sebuah summercamp di Shimla.
Dengan berpura-pura sakit, Anjali kecil sanggup mendatangkan Ayahnya ke camp dan bertemu dengan Anjeli Sharma. Meskipun kikuk di awal, tp akhirnya cerita cinta merekapun kembali terajut.

Sayangnya, bulan depan Anjeli sharma akan menikah dengan tunangannya. Disaat pesta pernikahan Rahul dan Anjeli kecil menangis bersama karena saking sedihnya. Dan ketika sang tunangan tahu, akhirnya dia merelakan Anjeli Sharma untuk menikah dengan Rahul saat itu juga. Hiks, sedih banget gak sih?

Demikian film romantis yang sukses bikin nangis ala aku. Satu tema #arisanbloggandjelrel yang diusulkan oleh blogger syantyik mbak Sri Untari dan blogger gaul Ira Sulistiana atau yang punya panggilan kesayangan Isul ini.

Salam.






Thursday, 24 August 2017

DUA PENULIS DAN KUTIPAN INSPIRATIFNYA INI LAYAK JADI FAVORIT!

06:30 22 Comments
"Oleh sebab kau tak bisa mengecup keningmu sendiri. Maka selalu perlu seseorang yang bisa kau cintai."
Itu adalah satu kutipan yg selalu kuingat dari seorang penulis yang kemudian membuatku mulai menggandrungi tulisan-tulisannya.

Kebetulan tema #arisanbloggandjelrel kali ini adalah tentang penulis favorit. Tema ciamik yg diusung oleh duo blogger kece mbak Irfa Hudaya dan mba Dani yang juga penulis itu. Mbak Dani ini book lovers habis. Koleksi bukunya bejibun banget. Meski beliau sibuk dikampus tp masih sempat ya baca buku dan nulis. Ah, salut mbaaak. (Apalah aku yg cuman remah2 godong garing inih. Halah).
Sebelas dua belas dengan mba Dani yg juga penulis, mbak Irfa hudaya ini sudah berhasil merilis buku hasil karyanya sendiri. Diantaranya adalah the Beloved aisyah, Cherish you dan yg terbaru Ya Allah, aku rindu ibu. Gimana? Keren kan ya?

Karena tema tersebutlah, maka pada artikel kali ini aku ingin menuliskan penulis favorit versiku sendiri.

Kebetulan setahunan ini aku sedang ngefans dengan penulis yang eksis di linimasa FB ku. Berawal dari kutipan beliau-beliau inilah, akhirnya aku jatuh cinta dan mulai ingin memiliki buku-bukunya.

Selain kutipan yg sudah aku tulis di awal artikel ini. Kutipan lainnya yang mungkin juga menginspirasi seperti yang bertebaran di laman google diantaranya adalah :




Ada yg pernah dengar/baca? Kalau belum, itu adalah kutipan dari Fahd Pahdepie. Seorang penulis muda dari Bandung.

Mengenal beliau pertama kalinya lewat akun FB nya dengan nama yg sama. Perkenalan secara tidak sengaja karena melihat satu artikel yg dishare oleh salah satu teman yg temanya tentang pernikahan.
Untuk diketahui, Bang Fahd Pahdepie ini dikenal dengan tulisan-tulisan inspiratifnya tentang pernikahan.

Apalagi dengan pengalaman beliau yang saat itu menikah muda di usianya yg ke 23 tahun. Menikah dengan wanita yg dicintainya bernama (teh) Rizqa Abidin. Atau biasa dipanggil Risqa.

Meski menikah muda dan sempat terjadi pertentangan disebabkan latar belakang keluarga teh Rizqa yg broken vs keluarga bang Fahd yg relijius. Namun bang Fahd mampu membuktikan keyakinan akan rumah tangga yg dibangunnya bersama rizqa bahagia. Dan dengan bijak menuangkannya dlm rentetan cerita yg apik di bukunya yg berjudul "Rumah Tangga".


Waktu buku Rumah tangga terbit. Aku lgsg ikut Pre Order di sebuah lapak buku onlen. Sebagai hadiah untuk suamiku yang sedang berulang tahun waktu itu 😊



Di buku ini aku kembali dibuat hanyut dengan kisah2 romantisnya yang acapkali membuatku ikut merasa menjadi sosok istri yg paling dicintai secara sempurna dan paripurna oleh suaminya. *uhukk*.

Tak hanya itu, bang Fahd ini juga memasukkan unsur islami di setiap kisahnya. Sehingga membuatku melek mata dengan beberapa sunah, hadits riwayat yg berkenaan dengan pasangan, pernikahan maupun rumah tangga. Tanpa merasa sedang membaca sebuah buku nasehat perkawinan :)

Penasaran? Bisa dicoba dengan stalking di akun FB nya dulu dengan nama yg sama. Boleh juga kalau mau langsung cari bukunya.
Ada "Jodoh", "Rumah Tangga" ataupun "Sehidup Sesurga".

Selain Fahd Pahdepie, penulis favoritku adalah Tere Liye.
Sama seperti kesukaanku pada Bang Fahd yg berawal dari akun FB -nya. Hal ini pun berlaku pada bang DarwisTere Liye. Atau lebih akrab dikenal dengan Tere Liye.

Hampir semua kutipan dari buku2nya juga aku suka.
Diantaranya adalah :

Source : google.com



Tak hanya kutipan, aku juga suka sudut pandangnya mengenai isu2 sosial yg kerap melintas di lini masa kita tanpa memperkeruh keadaan para warganet disaentero jagat raya. *tsaah. Bahasanya pun woles. Bisa distel untuk level apa saja. Keren dan cerdas adalah dua kata yg mungkin tepat untuk menggambarkannya.

Meski setiap novel bang Tere ini kategorinya berhalaman tebal (buat penulis yg jarang baca kayak aku ini). Tapi entah kenapa, aku hampir hafal setiap detil plot, alur dan settingnya.
Membaca stiap lembar seperti membuatku sanggup meletakkan posisiku di tempat yg sama dengan pelakon yg diceritakan pada novel itu.

Meski aku baru baca dua novelnya. Tapi pengalaman yg kudapat sama. Keduanya membuatku seolah melihat sendiri cerita itu di kisahkan didepan mata.
Dan dari sekian koleksi novel yg aku punya dan tlah kubaca, dua novel bang Tere inilah yg sanggup memenuhi pikiranku berhari-hari.
Dari petualangan Ambo Uleng di atas kapal menuju Mekkah di novel "Rindu". Maupun pencarian calon pewaris harta Sri Ningsih di novel "Tentang Kamu".



Dan belajar dari novel2 yang telah ditulis oleh kedua penulis diatas membuatku menyimpulkan bahwa penulis favorit itu (bagiku) setidaknya mempunyai kriteria sebagai berikut :
1. Mampu membuat perasaan mendalam  sang pembaca akan isi cerita.
2. Bahasa tulisannya ringan dan mudah dicerna sehingga maksudnya tersampaikan dengan jelas kepada pembaca.
3. Jika ada pesan yg disampaikan tidak terkesan menggurui apalagi menyudutkan.
4. Tulisan yg dibuat mampu memberi efek dan energi positif bagi penikmatnya.

Ah, jadi gak salah kan kalau aku pilih bang Tere Liye dan Fahd Pahdepie ini sebagai penulis favoritku? Bagaimana dengan kalian? Siapa nih penulis favorit kalian. Boleh banget kalau mau komen disini yaaa?

Salam.




Sunday, 20 August 2017

Bengkel "One Stop Service" bisnis rumahan impian ala aku

03:02 7 Comments

Sebuah tema asyeek bin cihuy dari mba Wahyu widianingrum dan bun Muslifa Aseani  atau yg punya nama beken bunsal ini di #ArisanBlogGandjelRel batch 9 tentang bisnis rumahan yg ingin dimiliki benar2 bikin angan yg selama ini terpendam jadi semakin melayang dan membayang dipikiran.
Halah.

Ngomong2 soal bisnis rumahan sebenarnya mah dari kecil juga pengen punya. Meski alasannya sederhana yaitu pengen bisa nikmatin es krim setiap hari. Maka disitulah keinginan kecil untuk memiliki pabrik es krim seketika muncul dibenakku yang masih kelas 2SD waktu itu. Hihihi.


Di waktu sebelum menikah keinginan bisnis es krim berubah menjadi keinginan untuk memiliki toko cetak brosur dan undangan nikah. Alasannya? Biar bisa cetak undngan pernikahan terbaik ala kami. Haahahaha. Maklum soalnya waktu itu sempat eneg banget waktu harus ada tambahan ongkos buat pencetakan menggunakan tulisan emas. Dan kami sempat merencanakan itu dengan mengumpulkan buku2 cara cetak undnagan melalui aplikasi dan beberapa buku bisnisnya loh. Hahaha.
Tapi pada akhirnya kami sadar bahwa soal bisnis bukan hanya dari impian semata. Butuh modal juga untuk mewujudknannya. Hmmm.

Sempat kasihan juga kalo liat suami yg harus LDR dan pindah dari satu kota ke kota lain sesuai dengan proyeknya. Hingga aku punya cita2 buat nabung dan buatin doski sebuah toko bangunan besar. Yang gak jauh2 dari bidang suami saat ini sehingga membuat doski hafal harga2 material. Hahahaa.

Hingga pada suatu hari waktu suami pulang dan merasa jenuh dengan pekerjaannya pernah keceplosan bilang kalau pengen berhenti kerja dan pengen bisnis saja.
Saat itu ternyata doski punya keinginan bikin jasa pencucian mobil. Karena di sekitar komplek perumahan kami itu belum ada jasa pencucian mobil.
Hmmm. Emang sih kalau dilihat doski emang berbakat banget nyuci2 kemdaraan gitu. Dua motor dan satu mobilnya dirumah gakpernah sekalipun terlihat kotor. Bahkan bisa dibilang kincloooongnya ngelebihin kulit istrinya sendiri ini *lulur mana luluuur*.
Dari segala macam body kit buat kendaraan doski punya lengkap kap kap kaaaapp.
Selain itu disela kepulangannya ke rumah. Suamiku hobi banget utak/ik kendaraan. Dari masang aksesori sampai perawatan yg biasanya dilakukan di bengkel bisa dijabanin sendiri.

Untuk itulah, jadi punya impian pengen bikin bengkel one stop service.
Dimana gak cuman hanya bengkel disitu, tapi juga tempat cuci kendaraan, plus kedai kecil yg menjual minuman dan makanan. Sehingga ketika mobil mereka sedang diservice, kemudian dicuci bersih sampai kinclong, mereka juga bisa nongkrong sembari makan sampai kenyang.



Doain semoga terwujud yaaa. Aaamiin. Aamiiin. Ya robbal alamiin.

Wednesday, 26 July 2017

THE MOCHA EYES : Pentingnya memiliki seseorang yang mau mendengar

20:16 6 Comments

Pernah merasa menjadi seseorang dengan "luka" yang sangat dalam? Merasa kecewa karena kepergian seseorang? Sulit untuk menemukan diri sendiri lagi setelah rentetan peristiwa yang bikin trauma?

Ah, buku yang satu ini mungkin cocok untuk dibaca. The Mocha Eyes. Sebuah buku karya Aida M.A yang isinya setebal 245 halaman ini kurang lebihnya menceritakan hal di atas.

Berawal dari kisah Muara si wajah putih dan mata sipit terkesan dingin. Ternyata menyimpan duka yang mendalam karena kepergian kekasihnya. Belum lagi dirinya yg sempat mendapatkan perlakuan asusila dari seorang psikopat di kampusnya. Pun ketika akhirnya Ayahnya yang meninggal karena shock putrinya mendapatkan perlakuan tidak senonoh tersebut. Membuatnya kembali tenggelam dalam perasaan bersalah dan duka serta luka yang teramat dalam.

Bukan salah Ara, (panggilan Muara) ketika akhirnya dia semakin tenggelam dalam dunianya sendiri. Rokok dan segelas kopi pahit adalah pelampiasan akan semua masalahnya. Tak pelak sudah beberapa kali dia dipecat dari pekerjaannya. Karena kebiasaannya  tidak bisa tidur di malam hari, tetapi menjelang pagi menjadikannya selalu terlambat masuk kantor pagi. Sikapnya pun berubah 360 derajat dari yg sbelumnya ceria dan periang menjadi orang yg cenderung cuek, tak perduli dan menutup diri.

Hingga pada akhirnya Ara dikirim untuk mengikuti training motivasi di kantor barunya. Dan bertemu dengan terapis tampan bernama Fariz.

Mereka bertemu seperti sebuah chemistry. Ara yang cuek tanpa perduli sekitarnya. Serta fariz yang percaya akan siluet gambar wanita yg selalu mengisi mimpinya bahkan terbentuk pada awan yang dilihatnya sepanjang perjalanan udara menuju tempat training motivasi yang juga diikuti ara.


Dan semua pertanyaan itu terjawab, ketika Fariz menemukan ara. Mata Ara yang menyimpan sejuta luka hanya mampu dilihat oleh mata Fariz.
Tapi tidak semudah itu. Hati Ara tak semudah itu untuk ditaklukkan. Namun akhirnya mokka lah yang menyatukan mereka berdua. Kopi  pahit yang slalu diminum Ara setiap pagi agar ta mengantuk di tempat kerja berpadu dengan coklat yg di tuang Fariz. Hingga membentuk sebuah rasa baru bernama MoKa.
Analogi Moka itulah yang membuat ara tersadar bahwa hidup ta selamanya pahit.

 Hal itulah yg  kemudian mendekatan Ara dan Fariz. Secara perlahan ara mulai membuka diri dan mulai bercerita tentang masalahnya pada Fariz.

Intrik yg kemudian terjadi adalah hadirnya sosok Meisha. Seorang janda cantik teman kantor Fariz yang terang2an menyatakan sukanya pada Fariz. Hingga menekan ara dengan menciptakan cerita bohong akan hubungan percintaan antara dia dan Fariz. Yang membuat ara cemburu dan berniat meninggalkan Fariz.

Namun ketika ara bermaksud memberi hadiah sebuah video rekaman berupa slidw foto dirinya dengan potongan siluet badannya. Disitulah Fariz mulai yakin bahwa Ara adalah wanita yg selalu ada pada mimpinya.

Akhirnya merekapun merajut cinta. Dan sejak saat itulah kehidupan ara 360° berubah. Dia mulai termotivasi untuk menjalani hidupnya dengan lebih baik lagi. Ara bahkan dipromosikan menjadi manager di kantor karena prestasinya.

Membaca cerita ini diantara cerita miris bunuh diri yg sedang marak sekali di sekitar kita rasanya seperti mengaca.

Memposisikan diri sebagai sosok ara dengan segudang masalah dan menyimpannya menjadikan kita bisa lebih berempati akan orang lain. Meskipun tidak bisa diingkari bahwa setiap orang dengan masalahnya sendiri. Namun alangkah baiknya kalau kita punya seseorang untuk mendengar apapun cerita kita. Apapun yg kita rasa harus kita menej dan tak pernah ada salahnya untuk dibagi dengan org yg bisa kita percaya.

Menjadi pendengar yang baik mungkin tidak bisa sepenuhnya menolong, tapi setidaknya bisa mengurangi beban si pemilik masalah.

Dalam hal kaitannya dengan kejadian suicidal yg marak di berita. Entah kenapa langsung teringat pada cerita di novel ini.
Meski pelakunya tidak sebodoh itu dengan bbertindak nekat menghabisi nyawanya sendiri. Namun salah satu hal yg mungkin bisa memacu tindakan bunuh diri selain karna faktor ekonomi, bisa jadi karena faktor kejiwaan yg nengaruh pada perasaan BLAST (BORED, LONELY, ANGRY, STRESSED, TIRED). Bosan, merasa sendirian, marah, stress, depresi dan lelah. Semua rasa yang pernah di alami oleh sosok Ara.

Cuman cerita pada novel ini dikemas dengan kondisi yg berbeda. Keberuntungan Ara bertemu dengan seorang terapis motivasi yang mampu mengajaknya bicara menjadikannya mampu menemukan dirinya kembali. Seperti dulu lagi.

See? Betapa memiliki seseorang yang mau mendengar bisa jadi kekuatan bagi kehidupan seseorang? Cerita ini menginspirasi untuk mau berbagi cerita dengan seseorang dan sebaliknya. Menjadi pendengar yang baik bagi orang lain. Terutama orang-orang dekat di sekitar kita.

Dan ini adalah salah satu buku yang menginspirasiku akhir-akhir ini untuk #arisanbloggergandjelrel. Tema cantik yang diutarakan oleh travel, fashion dan lifestyle blogger cantik, mba vita pusvitasari dan blogger sekaligus pengusaha muda yang selalu jaya mba anita makarame. Yang tentu saja, blog mereka juga penuh motivasi dan inspirasi.

Jadi, apakah kamu sudah berbagi atau mendengarkan cerita seseorang hari ini?





Sunday, 23 July 2017

Warung Dhuwur, kafe hits yg instagramable

21:24 4 Comments

Ngaku anak muda kekinian, tapi ga tau tempat nongkrong yg aseeek? Yaelaaa, ibarat kendaraan. Lainnya naik jet pribadi situ masih aja jalan kaki. Hmmm *KZL yakan?

Nah, biar kamu gak ngenes2 banget, sini nih gue bisikin yaks. Salah satu tempat nongkrong keren di saentero purwodadi yg nyaman, asik dan ngehits. Yang namanya adalah Warung dhuwor.

Kafe yg mengusung tema modern ini berlokasi di jalan R. Soeprapto no.9 Purwodadi. Atau sekitar rel bengkong menuju pujasera.

Betewe, ada yg pernah kesana? *cung yuks!*. Yang uda ngerasain tempat dan menunya pasti setuju kalo Warung Dhuwur ni juarak.

Selain sering dijadikan tempat nongkrong. Ada juga beberapa fotografer lokal yang menjadikan tempatnya sebagai lokasi pemotretan baik untuk lomba maupun prewed,loh. Ada yg tertarik? Hubungi eike yaaa *numpang ngejob* qiqiqi. Gak dink. Datang aja langsung ke lokasi nanti nego sendiri sama mba dan mas pemilik yg cantik dan cakep. 
Salah satu angle favorit yang photoable. Salim dulu yuks ah sama pemilik warungnya.


Tempatnya yang enjoyable, comfortable binti photoable ini dijamin bikin kita nyaman deh berlama-lama berada disini. Kalau ga percaya ni dia penampakannya :

Lantai 2 yg instagramable
Buat ngobrol asyik atau nongkrong syantik, okey juga.
Salah satu angle yang syantik banget buat selfie wefie maupun grufie.

Nongkrong disini bareng2...dijamin lupa waktu. Oiya ada tangga menuju ke lantai atasnya juga tuh.



Yang ingin menikmati pemandangan kota Purwodadi atas, bisa banget duduk di balkon paling pinggir. Yang ini strategis banget kalau pas nongkrong sembari nonton karnaval. Hihihi. *catet buat booking tempat sebelum karnaval biar ga ikut jamaah yg berjubel wal uyuk2an yes*

Warung dhuwur ini memiliki beberapa menu andalan diantaranya mie kriyuk semesta, mie rombeng, aneka jenis penyetan, pisang bakar aneka rasa, roti bakar aneka rasa, cokelat, milk shake dan juice. Oiya buat coffee lovers, ada juga berbagai varian rasanya. Setiap periode tertentu pun juga ada menu baru untuk memperkaya pilihan yang pastinya oke punya.










Gimana uda bikin ngiler lom menu sama tempatnya?? Buruaan yuks ke Warung Dhuwur. Harga dan kualitasnya itu looo dijamin "anti-ngawurr". Bikin nongkrongmu jadi makin asyik dan gayeng.
Yuks..yuks..yuuuks. Ditunggu ya kedatangannya.














rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog