Monday, 2 October 2017

Menjadi pribadi yang lebih bermanfaat dengan LAZISBA

20:53 5 Comments
Rasulullah pernah bersabda bahwa ada 3 amalan yang tidak akan pernah terputus pahalanya meskipun kita meninggal dunia. Tiga amalan itu adalah : 
1. Shodaqoh jariyah
2. Ilmu yg bermanfaat dan
3. Doa anak yg sholeh
Nah, kebetulan pada artikel ini aku akan membahas soal amalan yang pertama. Yaitu shodaqoh jariyyah.

Shodaqoh jariyyah adalah shodaqoh berupa amalan sedekah yang berkelanjutan manfaatnya.

Contohnya : Sedekah yang kita berikan untuk membangun masjid, tanah wakaf untuk membangun musholla/tempat pendidikan, bahkan ketika menanam pohon dipinggir jalan yang manfaatnya bisa diambil oleh orang2 yang lewat seperti untuk tempat berteduh dan buahnya bisa dibagi-bagikan juga menjadi sebuah amalan jariyyah meski kita sudah meninggal loh. (Ini ngutip kalimat pak Uztad ya).

Jadi, banyak amal yang bisa kita lakukan sebagai shodaqoh jariyah kita kan ya?

Berkenaan dengan shodaqoh (sedekah dalam bahasa indonesia) ini. Mungkin ada sebagian dari kita yang masih bingung untuk penyalurannya.
Sedekah ini bisa di berikan ke keluarga terdekat dulu ya kalau semisal ada. Karena Allah selalu menekankan pada yang terdekat dan ada di sekitar kita dahulu. Setelah itu baru bisa kita salurkan ke panti-panti asuhan. Atau bahkan di masjid.

Salah satunya adalah Masjid Baiturrahman Semarang. Dimana terdapat badan amil khusus yang menangani zakat, infaq dan sedekah dibawah pembinaan Yayasan Pusat dan Pengembangan Islam Masjid Raya Baiturrahman atau yang disingkat menjadi LAZISBA. 

Lembaga ini mempunyai tujuan untuk membantu mengatasi kesenjangan sosial ekonomi masyarakat, menjaga harkat dan martabat mustahiq, mengentaskan kemiskinan dan memberikan bantuan pada anak yatim piatu.

Pengurusnya pun jelas. Dari pengawas syariah, pengawas keuangan, ketua, waka, sekertaris dan bendahara semuanya ada. Yang dari pengurus tersebut garis komando akan dilanjutkan kepada beberapa menejer yaitu menejer operasional, marketing, general admin dan Sabab (satuan pembina umat LAZISBA) sehingga dana yang masuk bisa termenej dengan baik.
Sumber dana tersebut berasal dari :
1. Zakat, infaq dan shodaqoh
2. Dana CSR (Corporate Social Responsibility) alias dana bantuan dari perusahaan.
3. Dana Program yang diberikan melalui penawaran program khusus (seperti beasiswa, maksum, waqof, dll) kepada donatur dengan perjanjian jangka waktu tertentu.
Program ini meliputi 4 bidang yaitu bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan kepemudaan.

Beberapa kegiatan yang sudah menggunakan program peduli (perhatikan, dukung, libatkan) dari LAZISBA diantaranya adalah :
Pengobatan gratis, Pembagian sembako, home industri keripik, usaha pembuatan tempe dll.
Beberapa kegiatan program peduli dari LAZISBA
(Photo credit : Lazisba) 

Dokumen : Lazisba


Dan saat ini LAZISBA sedang membutuhkan banyak donatur karena sudah punya 150 anak asuh 8 mahasiswa yang di biayai, 2 panti asuhan, 3 TPQ dan 1 ambulan gratis.

Nah, bagi yang tidak bisa menyalurkan Zakat, Infaq dan Shodaqohnya secara langsung, mungkin yang bisa kita lakukan adalah menjadi duta zakat.
Yaitu relawan yang membantu pihak LAZISBA memberikan informasi kepada masyarakat seperti yang aku lakukan ini.
Bagi yang membutuhkan info lebih detail bisa Call di 085100999774.

Adapun nomer rekening untuk menyalurkan bantuan bisa dikirim ke sini ya :
BSM 0500217029 
CIMB Niaga Syariah 5350100068007 
BNI Syariah 0268583724 
Bank Jateng Syariah 5031000799 

Mau jadi duta zakat juga? Bisa gabung di :
Sobat Zakat Lazis Baiturrahman 
FB / Fanspage : Lazis Baiturrahman 
IG / Twitter @lazisba 
Call center : 085100999774 yaa..

Mari, jadi pribadi yang lebih bermanfaat dengan LAZISBA.

Salam.





Sunday, 1 October 2017

Bintang Jatuh Pertamaku bersamamu!

01:43 8 Comments
"Hei. Tutup matamu. Masukkan tanganmu kekantong sekarang! Dan Berdoalah. Cepat!" kata lelaki yang berada di sampingku ini.

 Aku memundurkan langkah. Menghindari tangannya yg seolah hendak menutup mataku mengiringi perintahnya tadi. Aku melihatnya sedang komat/it. Entah kenapa. Meski aku tidak tahu maksudnya. Aku memasukkan tangan ke kantong celana, menutup mata dan mengucapkan satu doa terbaikku!

 "Ehhh, tapi kenapa?" aku segera bertanya setelah membuka mata. "Ada bintang jatuh" sahutnya sembari mengangsurkan senyum dan mengarahkan telunjuknya ke langit. 

"Jadi apa permintaanmu?" tanyanya kemudian. "Adda deeeh" jawabku. "Yasudah deh kalau gak mau jawab. Tapi kamu mau tahu gak permintaanku?" tantangnya. Aku hanya bergumam dan menganggukan kepala pelan. 
"Aku... aku mau kamu jadi pacarku!" "Ow, wong edan!" balasku sambil memelototkan mata. Dan jadilah derai tawa yang panjang dari kami di malam itu. Tawa lepas dari dua orang yg baru mengklaim sebagai teman senasib seperjuangan dalam dua hari ini.

 Bagaimana tidak senasib. Ini adalah semester pendek dimana kebanyakan mahasiswa menghabiskan waktu liburannya dirumah. Aku? Ah jangan ditanya. Di rumah selalu jadi hal yg membosankan. Jadi harus cari alasan biar liburan kali ini tidak perlu pulang. Meski itu adalah semseter pendek tahun pertama kami berdua. 

 Entah kenapa. Sesampainya di kamar, kata2 itu seperti terserap cepat ke dalam otakku. Mengalirkan aliran darah yang terasa berbeda hingga berhasil membuat satu lengkungan simpul di bibirku setiap kali mengingatnya. Bisa dikatakan sedikit membuatku (ehm) berbunga-bunga.

 Dan sosok itu kembali datang di hari-hari berikutnya. Seperti tahu jadwal matkulku tanpa kuberitahu. 
"Nah kan. Ketemu lagi!" katanya tiba-tiba dari balik pintu kantin. 
 "Ish. Kamu ngikutin aku ya?" 
"Engga. Cuman dari jauh aku sudah bisa mencium penampakanmu" 
"Yeee emangnya aku makhluk dunia lain. Kok dibilang penampakan?" 
"Iya. Emang bener. Tapi kamu penampakan makhluk  yang bikin duniaku jadi lain maksudnya. Ehhhh, jadi apa nih jawabannya?" 
"Jawaban apaaan?" 
"Jawaban yang pas kita lihat bintang jatuh itu tuh?" 
"Jawaban apa? Gak ngerti aaah" jawabku sambil melangkahkan kaki dan berlalu. 

Ah aku tentu saja belum siap untuk menjawab pertanyaan itu. Baru juga belum ada setahun aku kuliah disini. Belum banyak pula temanku. Bagaimana kalau dia nanti memanfaatkanku dan membuat kuliahku jadi berantakan? Aaah, gak mau aah. Aku ingat pesan Bapak untuk kuliah cepat. Segera menyandang gelar sarjana seperti yg selalu beliau ucap.

 Hmmm ya. Tekadku sudah bulat. Besok kalau dia datang kembali dengan terang2an akan kukatakan TIDAK. 

 Dan pagi ini di Kampus aku dengan sengaja menunggunya. Menunggu untuk memberinya kepastian bahwa aku tidak ingin jadi pacarnya. Tapi entah mengapa tak kulihat sosok dirinya hari ini. "Baiklah, mungkin dia tidak ke kampus hari ini" gumamku menghibur diri. Ada perasaan sedikit kecewa tidak bisa menemukannya seperti biasanya. Sosok yang bisa membuatku tertawa juga berbunga. Yang mampu menghadirkan rasa yang tidak pernah aku miliki sebelumnya. Pun hari-hari berikutnya. Berikutnya. Dan berikut-berikutnya lagi. 

Entah sudah untuk keberapa kalinya aku melongokkkan semua indera. Mencoba mencari sosok yang sanggup menjejali pikiranku dengan namanya. Untuk yang pertama kalinya! 
 Namun jawabannya tetap sama. Lelaki itu tidak pernah lagi menampakkan batang hidungnya. 
Demi menjawab rasa penasaranku. Aku pun memberanikan diri pergi ke kontrakan cowok tempat yang pernah kulihat dia ada di sana bersama teman-temannya.

 "Owh, Andre? Kamu cari Andre?" selidik lelaki di depanku ketika kusebutkan nama yang sama dengan yg disebutkannya itu tepat di mukanya. "Iya" sambarku dengan cepat. 
"Kamu tidak tahu? Andre meninggal seminggu yang lalu. Kecelakaan ketika hendak pulang kerumahnya".
Aku lemas seketika. Kalau tidak ingat sedang berada dimana mungkin aku mau pingsan saja. 
Aku berjalan dengan gontai meninggalkan rumah kontrakan. Menyisakan satu penyesalan. Seandainya kejadian bisa diulang. Mungkin doa yang aku panjatkan tak lain dan tak bukan adalah aku ingin mengijinkannya menjadi lelaki pertama yg memasuki kehidupanku. 

Aaah, RIP andre. Semoga engkau tenang disana. Jika suatu saat aku melihat bintang jatuh lagi. Mungkin namamu yg pertama kan kusebutkan. Agar engkau hadir di mimpiku dan melihatmu tersenyum seperti yang selalu kurindukan.


Sunday, 24 September 2017

Sekelumit cerita dari Pantai Karang Jahe-Rembang

08:02 10 Comments

Hai...hai..hai... rasanya ceria banget nih yang habis refreshing ke pantai. ((Pantai)) gitu loh. Secara uda berapa tahun sih ga ke pantai. Hihihi.
Ngemeng2 soal pantai, dulu jaman aku muda *sok tua apa ketuaan ni ye*. Pantai identik dengan orang2 yg stress. Lha? Iyaaa. Pantai itu tempatnya orang bermasalah untuk melampiaskan perasaannya.
Caranya? Gampang aja. Tinggal teriaak sampai berasa tergulung ombak. Biar ramai. Biar mengaduh sampai gaduh. *halah*
Jadi dulu kalo ada yg sedang patah hati atau stress dikejar2 deadline skripsi yg ga kelar2 (karna emg ga dikerjain). Biar keren kita perginya ke pantai. Haaahaha...

Hmmm, malah jd ngebahas masa muda ya. Tp gpp masih nyambung dengan yg bakalan aku tulis kok.

Pada paragraf diatas aku cuman ingin menggambarkan dimana pantai saat dulu itu fungsinya cuman buat pure refreshing. Menikmati keindahan alam. Sembari bercengkrama dengan pacar eh keluarga atau sekedar berlari2an mengejar ombak, mencari kerang2 lucu atau membuat istana pasir. That's all.

Nah, seiring berjalannya waktu. Pantai tidak hanya sekedar sebagai tempat refreshing dengan fungsi yg sudah aku sebutin tadi loh ya. Pantai mulai dipermak sedemikian rupa sehingga menjadi obyek wisata menarik yang juga bisa diandalkan untuk menopang perekonomian masyarakat di sekitarnya.

Salah satunya adalah pantai karang jahe yang "tidak sengaja" aku kunjungi hari kamis (21/9) kemaren.

Kebetulan saat itu aku dan keluarga bermaksud mengunjungi saudara di Lasem yg barusan melahirkan. Nah entah kenapa tiba-tiba lelaki kecilku ikutan merengek ke ayahnya buat renang. Jadikan emak fakir piknik gini bisa bebas nyuri kesempatan, buat ikutan menuhin hasrat buat refreshing dunk ya. Haaahaa.

Dan setelah browsing, terdapatlah satu nama pantai yg lokasinya tidak jauh dari kami. Yaitu pantai karang jahe yg letaknya antara Rembang-Lasem. Atau lebih tepatnya di desa punjulharjo. Searah dengan perjalanan kami pulang.
Lokasinya mudah ditemukan kok. Tanpa banyak nanya, cukup mengandalkan GPS dari smartphone sang papa, akhirnya kamipun tiba.
Suasana pinggir pantai yang penuh dengan boat karet


Bermain bersama pasir putih nan lembut

Begitu sampai di gerbang pantai kami kena charge sebanyak 10 ribu rupiah untuk biaya parkir dan tiket masuk orang semobil. Masih standard aja kan?

Begitu masuk ke pantai dan mengedarkan pandangan, ada bermacam kesan yang berbeda di pantai ini. Diantaranya adalah terdapatnya banyak sekali pohon cemara. Dan ternyata itu adalah salah satu usaha pemerintah rembang untuk mencegah abrasi. Nah, ga cuman jadi cantik. Tp pantai jd aman dan adem kan ya. Ok fix,tempatnya yang teduh itu jadi kesan pertama.

Yang kedua, pasir putih! Waah, paling suka kalau nemu pantai yg pasirnya sudah bisa dipastikan kelembutannya ini. Waaah, hasrat untuk bikin tulisan ala-ala yg instagrammable langsung nyelonong tanpa permisi deh.


Ketiga, banyaknya wahana permainan untuk pengunjungnya. Disini tak hanya ada kapal ataupun boat karet atau pelampung bentuk bebek2an itu. Tapi kita juga bisa mendapati Atv, komidi putar mini, dan Odong-odong yang bisa disewa 5000 rupiah/anak atau 10.000 rupiah/ orang dewasa untuk sekali putaran.
Gimana? Kamu pengen yang mana?hihihi.
Kalau kemarin sih kita sewa boat karet itu seharga Rp 20.000 sepuasnya.
Bagi yang ingin coba naik ATV harga yang dibandrol sekitar Rp 25.000/15 menit.


Tak hanya itu, buat yg pengen cuman sekedar duduk manis sambil bercengkrama, bisa sewa tikar sambil menikmati es kelapa muda dibawah pohon cemara. Boleh juga kalau mau sekalian bikin video klip. Syahdu juga kok kayaknya *eh.

Untuk fasilitasnya juga lengkap. Ada area parkir tersendiri diluar pantai. Dan terdapat beberapa kamar mandi/tempat bilas yang menyatu dengan musholla.
Buat yang kelaperan habis mantai dan habis mandi. Tenang, begitu depan musholla ada banyak penjual sosiz yang berjejeran.
Untuk hal ini aku ada kejadian yg menggelitik. Jadi ceritanya waktu habis mandi, lelaki kecilku merengek beli sozis tepat didepan musholla atau masuk kedalam area tempat bilas dan musholla. Oleh sang penjual, satu sosis dijual seharga Rp 2.500. Kalau beli 3 harganya jadi Rp7.000. Jadilah aku beli 3 sekalian.
Eh, lakok waktu eyang (mertuaku) beli di luar area bilas harganya cuman Rp6000/3tusuk. Nah lo???
Hmmm, itu kan bikin nyesek kan kan kaaan?
Tapi abaikan deh yaaa.. so far so good lah buat pantai yg satu ini. Recommended banget buat yg ingin ke pantai bukan sekedar mau mantai.




Salam.



Thursday, 7 September 2017

PADA SEBUAH TANYA YANG TERPENDAM JAWABNYA

03:17 12 Comments


Aku sudah tak ingat, untuk keberapa kalinya kau datang.
Menawarkan sejuta bahagia yg masih selalu saja kugantungkan. Hingga akhirnya, disuatu senja kaupun bertanya :

"Aura, mana yang kamu pilih? Menjadi setangkai bunga yang bersinar indah berada dalam pot keemasan. Atau menjadi setangkai bunga yang tumbuh liar di perkarangan?"

Aku mengernyitkan kening. "Pertanyaan aneh" batinku. Tapi seperti mengaca dengan dua perumpaan itu, maka aku memilih jawaban yang kedua.

Dan tanpa kumengerti, itu sama artinya dengan kepergianmu dari sisiku dengan tiba-tiba.
Beranjak untuk tak lagi hadir di kehidupanku seperti biasanya. Kenapa? Sebegitu pentingkah jawabanku berpengaruh di hidupmu?

Ah, andai kau tanya alasanku saat itu.
Aku pasti dengan gamblangnya akan menceritakannya kepadamu.

Menjadi setangkai bunga cantik di pot keemasan yang indah dipandang. Siapa yg tidak mau? Menjadi pujaan setiap mata yang bertandang. Tak hanya menghabiskan waktu sekerjap sekerlingan. Tapi berulang2?

Siapa yang tak mau menjadi bunga yg diistimewakan? Disirami tepat di setiap waktu dengan penuh kasih sayang? Dipamerkan dan dibanggakan ketika sedang bermekaran?
Siapa juga yg tak inginkan tumbuh dengan cantik karena tangan2 yg telaten memberikan perawatan?

Tapi tahukah kamu? Mengapa menjadi bunga indah dalam pot tak kujadikan pilihan. Karena sejujurnya aku tidak suka dikekang. Aku ingin melihat banyak hal yg lebih indah diluar sana yang bisa aku dapatkan. Aku ingin menjadi bunga yg tumbuh apa adanya di perkarangan. Yang tetap berusaha hidup dengan caraku sendiri bukan yg oranglain inginkan. Tapi kupastikan kukan usahakan yg terbaik agar bisa bermekaran, jauh lebih indah dari bunga yg ada di pot keemasan.

Dan asal kau tau satu hal, aku ingin jadi liar dipekarangan. Karna aku tau, aku akan menemukan seseorang yg akan membuatku jadi indah dengan ketulusan. Bukan dengan topeng kemunafikan.

Dan kamu tahu? itu bisa jadi adalah kamu yang aku harapkan. Ketika pada akhirnya, di ujung pertemuan aku mulai menemukan kenyamanan.

Namun sayang, engkau menghilang sebelum mendengar semua pikiran yg hendak kuutarakan. Engkau pergi sebelum aku mengatakan semua alasan. Jawaban dibalik pilihan.

Ibarat sebuah bunga, aku pun layu sebelum akhirnya berguguran.

Dan dalam lubuk hatiku yang terdalam aku selalu ingin bilang "tak maukah lagi kau kembali datang dan memberiku kesempatan?"




07.09.17

Monday, 28 August 2017

FILM ROMANTIS DARI BEBERAPA NEGARA INI SUKSES BIKIN NANGIS

23:08 10 Comments

Ngomong-ngomong soal film favorit. Dari sekian banyak genre film, yang paling jadi favoritku adalah romantis. Meski tidak banyak film romantis yang aku tonton, tapi aku setuju banget kalo film dari beberapa negara berikut ini sukses bikin mewek semewek-meweknya.
Film2 romantis itu diantaranya :

1. HEART


Meski judulnya pakai bahasa Inggris, tapi film ini asli berasal dari negeri sendiri, Indonesia.  Film ini dibintangi oleh Nirina Zubir (Rachel), Acha Septriasa (Luna) dan Irwansyah (Farel) sebagai pelaku utama.

Cerita tentang persahabatan Rachel dan Farel  yang tiba-tiba goyah karena kehadiran sosok Luna dan membuat Farel jatuh cinta. Rachel yg diam2 mencintai Farel pun cemburu. Terutama ketika pada suatu hari Rachel melihat Luna yg sedang berciuman dengan Farel dan mencoba berlari kehutan dan terperosok hingga kakinya harus diamputasi.
Disaat yg sama, pasca berciuman dengan Farel, Luna muntah darah karena penyakit hati kronis yg dideritanya.
Dan tanpa sengaja, mereka menginap di RS yg sama. Rachel sangat cemburu karena ternyata Farel lebih memilih untuk sering menjenguk Luna daripada dirinya.

Hingga suatu hari Rachel mengetahui sebuah kenyataan bahwa Luna hanya bisa sembuh jika ada seseorang yg bersedia mendonorkan hati untuknya.
Dan karena cintanya pada Farel, akhirnya Rachel pun bersedia.

Yang paling membuat sedih adalah ketika pada akhirnya Rachel meninggal dunia setelah mendonorkan hatinya dan membuat Farel menangis keras karena terlambat menyadari ketulusan cinta Rachel.


2. A WALK to REMEMBER


Film yg satu ini bagiku adalah film romantis sepanjang masa. Biarpun film yang berasal dari Amerika Serikat ini sudah dipublish tahun 2002 yang lalu. Tapi sumpah! Film ini salah satu film yg masuk dlm daftar film yang tak mudah dilupakan.

Film ini dibintangi oleh Shane West sebagai Landon Carter, seorang remaja yang terkenal nakal dan trouble maker di sekolahnya. Dan juga Jamie yang diperankan oleh artis cantik Mandy Moore.

Cerita berawal dari keisengan Landon mengerjai temannya yang menyebabkan dirinya hampir tertangkap polisi dan mobilnya mengalami kecelakaan hingga dia tidak bisa berjalan selain menggunakan kruk.

Tak hanya itu pihak sekolahpun tahu dengan apa yg dilakukan Landon dan memberikan sangsi sebagai masa percobaan seperti membersihkan lantai, mengajar privat, bermain drama dan berteman dengan org2 baik.
Dari sangsi2 yang dijalani Landon itulah dia menjadi dekat dengan Jamie. Seorang gadis pendiam yang juga anak pendeta.

Singkat cerita Landon jatuh hati kepada Jamie. Namun ternyata Jamie ini menderita leukimia. Meskipun demikian Landon tetap ingin mendampingi Jamie diseumur hidupnya. Hingga akhirnya mereka menikah digereja tempat orgtua Jamie menikah dulu (seperti keinginan Jamie) dan Jamie meninggal dunia di musim panas yang sedang mereka lewatkan bersama.


Selain aku suka filmnya aku juga suka soundtrack filmnya yang berjudul "ONLY HOPE". Sebuah lagu manis dan menyayat hati yg dinyanyikan langsung oleh Jamie alias Mandy moore, sang pelakon cerita pada film ini.

3. KUCH KUCH HOTTA HAI


Film yang berasal dari India ini juga patut untuk ditonton. Bercerita tentang persahabatan antara Rahul Khana yg diperankan oleh aktor ganteng Shah Rhuh Khan dan Anjali Sharma yang dilakonkan oleh Kajol.
Dan membuat Rahul jatuh hati.
Belum sempat Anjali mengungkapkan perasaannya, dia melihat Rahul menyatakan cintanya pada Tina seorang mahasiswa baru pindahan dari Oxford yang cantik dan feminin. Putri dari Rektor kampus tempat Rahul dan Anjali kuliah disitu. Anjali pun patah hati dan memutuskan untuk pergi.


Singkat cerita Rahul dan Tina pun berpacaran hingga akhirnya menikah.
Tapi disaat Tina melahirkan putri pertamanya, dia meninggal dunia.
Anaknya diberi nama Anjali Khana, untuk mengenang Anjali, sahabat mereka.

Sebelum meninggal, Tina sudah membuat 8buah surat yang harus diberikan satu persatu disetiap ulang tahun Anjali kecil.

Di ulangtahunnya yg ke 8, Tina menceritakan kpd Anjali kecil tentang sahabat dekat Ayahnya yang  bernama Anjali Sharma. Hingga membuat si anjali kecil ingin menemuinya.
Akhirnya pertemuan dengan Anjali Sharma pun terjadi juga di sebuah summercamp di Shimla.
Dengan berpura-pura sakit, Anjali kecil sanggup mendatangkan Ayahnya ke camp dan bertemu dengan Anjeli Sharma. Meskipun kikuk di awal, tp akhirnya cerita cinta merekapun kembali terajut.

Sayangnya, bulan depan Anjeli sharma akan menikah dengan tunangannya. Disaat pesta pernikahan Rahul dan Anjeli kecil menangis bersama karena saking sedihnya. Dan ketika sang tunangan tahu, akhirnya dia merelakan Anjeli Sharma untuk menikah dengan Rahul saat itu juga. Hiks, sedih banget gak sih?

Demikian film romantis yang sukses bikin nangis ala aku. Satu tema #arisanbloggandjelrel yang diusulkan oleh blogger syantyik mbak Sri Untari dan blogger gaul Ira Sulistiana atau yang punya panggilan kesayangan Isul ini.

Salam.






Thursday, 24 August 2017

DUA PENULIS DAN KUTIPAN INSPIRATIFNYA INI LAYAK JADI FAVORIT!

06:30 22 Comments
"Oleh sebab kau tak bisa mengecup keningmu sendiri. Maka selalu perlu seseorang yang bisa kau cintai."
Itu adalah satu kutipan yg selalu kuingat dari seorang penulis yang kemudian membuatku mulai menggandrungi tulisan-tulisannya.

Kebetulan tema #arisanbloggandjelrel kali ini adalah tentang penulis favorit. Tema ciamik yg diusung oleh duo blogger kece mbak Irfa Hudaya dan mba Dani yang juga penulis itu. Mbak Dani ini book lovers habis. Koleksi bukunya bejibun banget. Meski beliau sibuk dikampus tp masih sempat ya baca buku dan nulis. Ah, salut mbaaak. (Apalah aku yg cuman remah2 godong garing inih. Halah).
Sebelas dua belas dengan mba Dani yg juga penulis, mbak Irfa hudaya ini sudah berhasil merilis buku hasil karyanya sendiri. Diantaranya adalah the Beloved aisyah, Cherish you dan yg terbaru Ya Allah, aku rindu ibu. Gimana? Keren kan ya?

Karena tema tersebutlah, maka pada artikel kali ini aku ingin menuliskan penulis favorit versiku sendiri.

Kebetulan setahunan ini aku sedang ngefans dengan penulis yang eksis di linimasa FB ku. Berawal dari kutipan beliau-beliau inilah, akhirnya aku jatuh cinta dan mulai ingin memiliki buku-bukunya.

Selain kutipan yg sudah aku tulis di awal artikel ini. Kutipan lainnya yang mungkin juga menginspirasi seperti yang bertebaran di laman google diantaranya adalah :




Ada yg pernah dengar/baca? Kalau belum, itu adalah kutipan dari Fahd Pahdepie. Seorang penulis muda dari Bandung.

Mengenal beliau pertama kalinya lewat akun FB nya dengan nama yg sama. Perkenalan secara tidak sengaja karena melihat satu artikel yg dishare oleh salah satu teman yg temanya tentang pernikahan.
Untuk diketahui, Bang Fahd Pahdepie ini dikenal dengan tulisan-tulisan inspiratifnya tentang pernikahan.

Apalagi dengan pengalaman beliau yang saat itu menikah muda di usianya yg ke 23 tahun. Menikah dengan wanita yg dicintainya bernama (teh) Rizqa Abidin. Atau biasa dipanggil Risqa.

Meski menikah muda dan sempat terjadi pertentangan disebabkan latar belakang keluarga teh Rizqa yg broken vs keluarga bang Fahd yg relijius. Namun bang Fahd mampu membuktikan keyakinan akan rumah tangga yg dibangunnya bersama rizqa bahagia. Dan dengan bijak menuangkannya dlm rentetan cerita yg apik di bukunya yg berjudul "Rumah Tangga".


Waktu buku Rumah tangga terbit. Aku lgsg ikut Pre Order di sebuah lapak buku onlen. Sebagai hadiah untuk suamiku yang sedang berulang tahun waktu itu 😊



Di buku ini aku kembali dibuat hanyut dengan kisah2 romantisnya yang acapkali membuatku ikut merasa menjadi sosok istri yg paling dicintai secara sempurna dan paripurna oleh suaminya. *uhukk*.

Tak hanya itu, bang Fahd ini juga memasukkan unsur islami di setiap kisahnya. Sehingga membuatku melek mata dengan beberapa sunah, hadits riwayat yg berkenaan dengan pasangan, pernikahan maupun rumah tangga. Tanpa merasa sedang membaca sebuah buku nasehat perkawinan :)

Penasaran? Bisa dicoba dengan stalking di akun FB nya dulu dengan nama yg sama. Boleh juga kalau mau langsung cari bukunya.
Ada "Jodoh", "Rumah Tangga" ataupun "Sehidup Sesurga".

Selain Fahd Pahdepie, penulis favoritku adalah Tere Liye.
Sama seperti kesukaanku pada Bang Fahd yg berawal dari akun FB -nya. Hal ini pun berlaku pada bang DarwisTere Liye. Atau lebih akrab dikenal dengan Tere Liye.

Hampir semua kutipan dari buku2nya juga aku suka.
Diantaranya adalah :

Source : google.com



Tak hanya kutipan, aku juga suka sudut pandangnya mengenai isu2 sosial yg kerap melintas di lini masa kita tanpa memperkeruh keadaan para warganet disaentero jagat raya. *tsaah. Bahasanya pun woles. Bisa distel untuk level apa saja. Keren dan cerdas adalah dua kata yg mungkin tepat untuk menggambarkannya.

Meski setiap novel bang Tere ini kategorinya berhalaman tebal (buat penulis yg jarang baca kayak aku ini). Tapi entah kenapa, aku hampir hafal setiap detil plot, alur dan settingnya.
Membaca stiap lembar seperti membuatku sanggup meletakkan posisiku di tempat yg sama dengan pelakon yg diceritakan pada novel itu.

Meski aku baru baca dua novelnya. Tapi pengalaman yg kudapat sama. Keduanya membuatku seolah melihat sendiri cerita itu di kisahkan didepan mata.
Dan dari sekian koleksi novel yg aku punya dan tlah kubaca, dua novel bang Tere inilah yg sanggup memenuhi pikiranku berhari-hari.
Dari petualangan Ambo Uleng di atas kapal menuju Mekkah di novel "Rindu". Maupun pencarian calon pewaris harta Sri Ningsih di novel "Tentang Kamu".



Dan belajar dari novel2 yang telah ditulis oleh kedua penulis diatas membuatku menyimpulkan bahwa penulis favorit itu (bagiku) setidaknya mempunyai kriteria sebagai berikut :
1. Mampu membuat perasaan mendalam  sang pembaca akan isi cerita.
2. Bahasa tulisannya ringan dan mudah dicerna sehingga maksudnya tersampaikan dengan jelas kepada pembaca.
3. Jika ada pesan yg disampaikan tidak terkesan menggurui apalagi menyudutkan.
4. Tulisan yg dibuat mampu memberi efek dan energi positif bagi penikmatnya.

Ah, jadi gak salah kan kalau aku pilih bang Tere Liye dan Fahd Pahdepie ini sebagai penulis favoritku? Bagaimana dengan kalian? Siapa nih penulis favorit kalian. Boleh banget kalau mau komen disini yaaa?

Salam.




Sunday, 20 August 2017

Bengkel "One Stop Service" bisnis rumahan impian ala aku

03:02 7 Comments

Sebuah tema asyeek bin cihuy dari mba Wahyu widianingrum dan bun Muslifa Aseani  atau yg punya nama beken bunsal ini di #ArisanBlogGandjelRel batch 9 tentang bisnis rumahan yg ingin dimiliki benar2 bikin angan yg selama ini terpendam jadi semakin melayang dan membayang dipikiran.
Halah.

Ngomong2 soal bisnis rumahan sebenarnya mah dari kecil juga pengen punya. Meski alasannya sederhana yaitu pengen bisa nikmatin es krim setiap hari. Maka disitulah keinginan kecil untuk memiliki pabrik es krim seketika muncul dibenakku yang masih kelas 2SD waktu itu. Hihihi.


Di waktu sebelum menikah keinginan bisnis es krim berubah menjadi keinginan untuk memiliki toko cetak brosur dan undangan nikah. Alasannya? Biar bisa cetak undngan pernikahan terbaik ala kami. Haahahaha. Maklum soalnya waktu itu sempat eneg banget waktu harus ada tambahan ongkos buat pencetakan menggunakan tulisan emas. Dan kami sempat merencanakan itu dengan mengumpulkan buku2 cara cetak undnagan melalui aplikasi dan beberapa buku bisnisnya loh. Hahaha.
Tapi pada akhirnya kami sadar bahwa soal bisnis bukan hanya dari impian semata. Butuh modal juga untuk mewujudknannya. Hmmm.

Sempat kasihan juga kalo liat suami yg harus LDR dan pindah dari satu kota ke kota lain sesuai dengan proyeknya. Hingga aku punya cita2 buat nabung dan buatin doski sebuah toko bangunan besar. Yang gak jauh2 dari bidang suami saat ini sehingga membuat doski hafal harga2 material. Hahahaa.

Hingga pada suatu hari waktu suami pulang dan merasa jenuh dengan pekerjaannya pernah keceplosan bilang kalau pengen berhenti kerja dan pengen bisnis saja.
Saat itu ternyata doski punya keinginan bikin jasa pencucian mobil. Karena di sekitar komplek perumahan kami itu belum ada jasa pencucian mobil.
Hmmm. Emang sih kalau dilihat doski emang berbakat banget nyuci2 kemdaraan gitu. Dua motor dan satu mobilnya dirumah gakpernah sekalipun terlihat kotor. Bahkan bisa dibilang kincloooongnya ngelebihin kulit istrinya sendiri ini *lulur mana luluuur*.
Dari segala macam body kit buat kendaraan doski punya lengkap kap kap kaaaapp.
Selain itu disela kepulangannya ke rumah. Suamiku hobi banget utak/ik kendaraan. Dari masang aksesori sampai perawatan yg biasanya dilakukan di bengkel bisa dijabanin sendiri.

Untuk itulah, jadi punya impian pengen bikin bengkel one stop service.
Dimana gak cuman hanya bengkel disitu, tapi juga tempat cuci kendaraan, plus kedai kecil yg menjual minuman dan makanan. Sehingga ketika mobil mereka sedang diservice, kemudian dicuci bersih sampai kinclong, mereka juga bisa nongkrong sembari makan sampai kenyang.



Doain semoga terwujud yaaa. Aaamiin. Aamiiin. Ya robbal alamiin.
rahmamocca. Powered by Blogger.

Followers

Search This Blog